
By Our Self
Ondel-Ondel
Ondel-ondel adalah bentuk pertunjukkan seni khas Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta rakyat. Tampaknya ondel-ondel memerankan leluhur atau nenek moyang yang senantiasa menjaga anak cucunya atau penduduk suatu desa. Mulanya, ondel-ondel pada zaman dahulu digunakan sebagai penolak bala dan penjaga kampung. Biasanya ia diarak saat ada pagebluk (wabah) yang melanda kampung, selametan, hajatan besar (Cap Go Meh, dll.) atau sedekah bumi setelah panen raya. Karenanya bentuk ondel-ondel laki-laki yang asli lebih seram dengan mata melotot dan adanya gigi taring. Ondel-ondel adalah bentuk pertunjukkan seni khas Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta rakyat. Tampaknya ondel-ondel memerankan leluhur atau nenek moyang yang senantiasa menjaga anak cucunya atau penduduk suatu desa. Mulanya, ondel-ondel pada zaman dahulu digunakan sebagai penolak bala dan penjaga kampung. Biasanya ia diarak saat ada pagebluk (wabah) yang melanda kampung, selametan, hajatan besar (Cap Go Meh, dll.) atau sedekah bumi setelah panen raya. Karenanya bentuk ondel-ondel laki-laki yang asli lebih seram dengan mata melotot dan adanya gigi taring.


Pencak Silat
Suku asli yang mendiami Jakarta adalah suku Betawi. Di suku betawi sendiri terdapat olahrag bela diri yang sangat khas yaitu pencak silat. Silat khas Betawi disebut Maen Pukulan. Seperti yang ditulis G. J. Nawi dalam bukunya, Maen Pukulan Pencak Silat Khas Betawi, aliran olahraga bela diri itu punya sejarah panjang. Istilah maen pukulan lahir sebagai bentuk perlawanan masyarakat setempat terhadap penindasan yang dilakukan kolonial Belanda di masa penjajahan. Tujuan utama dari maen pukulan bukan untuk menyerang melainkan membela diri.
Golok
Golok adalah pisau besar terbuat dari besi atau baja yang digunakan untuk membelah atau memotong. Golok kerap digunakan sebagai alat berkebun oleh masyarakat Indonesia. Hingga saat ini golok masih umum digunakan sebagai senjata dalam seni bela diri silat. Ukuran, berat, dan bentuknya bervariasi tergantung dari pandai besi yang membuatnya. Golok memiliki bentuk yang hampir serupa dengan machete tetapi golok cenderung lebih pendek dan lebih berat, dan sering digunakan untuk memotong semak dan dahan pohon. Golok biasanya dibuat dari besi baja karbon yang lebih lunak daripada pisau besar lainnya di dunia. Ini membuatnya mudah untuk diasah tetapi membutuhkan pengasahan yang lebih sering.


Rumah Kebaya
Gaya bangunan atau arsitektur rumah adat dari Betawi memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan dengan rumah tradisional daerah lain. Hal ini membuat rumah adat Betawi menjadi sangat istimewa sehingga masuk dalam warisan budaya tak benda yang pelestariannya diatur oleh pemerintah daerah. Nama Rumah Kebaya berasal dari bentuk atap rumahnya yang dari samping terlihat seperti lipatan kebaya. Selain dikenal sebagai Rumah Kebaya, bangunan tradisional ini juga dikenal sebagai Rumah Bapang. Atap Rumah Kebaya berbentuk seperti pelana yang dilipat dengan material atap terbuat dari genteng. Sementara pondasi bangunan dibuat menggunakan susunan batu kali yang menyokong tiang-tiang rumah.